Yuk presentasi …

Just sharing,  bukan berarti saya jago berpresentasi.  Akan tetapi sangat berguna apabila menjadi khazanah pengetahuan kita dan menjadikan kita lebih PD pada saat menyampaikan ide di depan khalayak.

Apabila diperhatikan model yang lagi ngetren berpresentasi adalah model seperti yang dicontohkan Steve Job, selain berkarakter beliau kuat dalam bernarasi, sehingga model yang dicontohkan adalah model storytelling.  Tanpa banyak alat bantu visual yang menambah elegan dan kekhusukkan presentasi.
Seandainya saat berpresentasi bisa direncanakan bukan dadakan lebih baik apabila mengerti khalayak target. Sifat dan tujuan materi yang disampaikan seperti apakah sosialisasi, pengenalan produk baru atau persuasif.  Hal ini sangat berhubungan dengan materi yang akan disampaikan seperti istilah-istilah bahasa asing, kedalaman analisis materi dan cara berinteraksi dengan khalayak.

Alat bantu presentasi adalah hal yang penting atau perlu tergantung medan, sangatlah menjadi bencana apabila di saat presentasi tiba-tiba komputer/laptop/ipad mengalami gangguan, hal ini serasa pukulan jab keras mendarat di muka kita, bukan?  Kalau harus perlu materi yang disajikan menggunakan aplikasi presentasi, pastikan Anda tidak buta-buta amat tentang aplikasi tersebut.

Penampilan saat berpresentasi mempunyai kontribusi besar seperti non verbal (tatap mata ke khalayak, tidak fokus ke satu titik khalayak, intonasi dan artikulasi, gesture, dan tidak berhenti di satu titik tanpa terbeban)  dan verbal (warna tulisan materi sebaiknya tidak berwarna-warni dengan font yang terbaca, dan ukuran tifak terlalu kecil).
Urutan presentasi mulai dari pembukaan termasuk ice breakung dengan khalayak, inti materi dan penutup.

Upaya tanya jawab selain menjadikan pemantapan materi yang sudah disampaikan juga menjadi pengikat hubungan antara presenter dan khalayak. Ulangi pertanyaan dan sampaikan jawaban atas pertanyaan tersebut untuk khalayak.  Jujurlah kalau Anda tidak bisa menjawab.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.